BALIF&B Consulting EN

Biaya Buka Kafe di Bali: Komponen yang Wajib Dihitung

Pertanyaan pertama hampir semua calon pemilik adalah "berapa modalnya?". Jawabannya bergantung pada komponen-komponen berikut — dan komponen yang terlupa biasanya yang membuat modal habis sebelum buka.

1. Tempat: sewa atau bangun

Di Bali, banyak lokasi disewa jangka panjang. Hitung uang sewa di muka, deposit, dan biaya notaris untuk perjanjian sewa. Bila membangun di lahan sendiri, biaya bangunan menjadi komponen terbesar.

2. Bangunan dan renovasi

Biaya bangunan sebaiknya dihitung per item pekerjaan dalam RAB, bukan sekadar perkiraan per meter persegi. Untuk outlet F&B, perhatikan pekerjaan yang khas dapur: lantai yang miring ke saluran pembuangan, dinding yang mudah dibersihkan, grease trap, jalur gas, dan exhaust.

3. Peralatan dapur dan bar

Daftar peralatan ditentukan oleh menu dan kapasitas, bukan sebaliknya. Kompor, oven, kulkas dan freezer, meja stainless, mesin kopi, serta peralatan cuci bisa menjadi pos yang sangat besar.

4. Furnitur, dekorasi, dan sistem

Kursi, meja, pencahayaan, papan nama, peralatan makan, serta sistem kasir (POS) dan perangkatnya.

5. Izin dan legal

Biaya pendirian badan usaha, notaris, serta pengurusan izin dan sertifikat. Lihat artikel izin usaha restoran di Bali.

6. Stok awal dan promosi pembukaan

Bahan baku untuk uji coba dan minggu-minggu pertama, serta anggaran promosi pembukaan.

7. Modal kerja

Sewa, gaji, listrik, air, dan gas selama beberapa bulan pertama, ketika penjualan belum stabil. Komponen ini paling sering dilupakan.

8. Dana cadangan

Sisihkan persentase tertentu dari total untuk kenaikan harga dan pekerjaan tambahan yang tidak terduga.

Hitung sekarang: masukkan angka Anda di kalkulator modal buka kafe, lalu bawa hasilnya ke konsultasi awal untuk kami periksa.

Punya rencana buka restoran atau kafe di Bali?

Ceritakan rencana Anda dan jadwalkan sesi konsultasi 2 jam lewat chat WhatsApp dengan Mr Chandra.

Chat WhatsApp