BALIF&B Consulting EN

Layout Dapur Komersial: Merancang dari Alur Kerja

Dapur yang baik dirancang dari perjalanan bahan makanan — dari pintu penerimaan sampai ke meja tamu — bukan dari sisa ruang setelah area makan selesai didesain.

Ikuti alur bahan makanan

  1. Penerimaan barang — dekat pintu servis, ada timbangan dan meja periksa
  2. Penyimpanan — gudang kering, chiller, dan freezer
  3. Persiapan — area potong dan cuci bahan, terpisah untuk daging dan sayur
  4. Memasak — stasiun sesuai menu: wajan, panggang, goreng, kukus
  5. Penyajian (pass) — titik serah makanan ke pelayan
  6. Cuci peralatan — jalur peralatan kotor terpisah dari makanan matang

Usahakan alur bergerak satu arah, tanpa jalur yang saling memotong antara bahan mentah, makanan matang, dan peralatan kotor.

Pekerjaan MEP yang harus direncanakan sejak awal

  • Gas — jalur pipa, lokasi tabung atau sambungan, dan ventilasi
  • Exhaust hood dan udara segar — ukuran hood mengikuti panjang deretan kompor; udara yang dibuang perlu diganti udara segar
  • Listrik — hitung total daya semua peralatan; stopkontak dapur diletakkan lebih tinggi dari meja kerja
  • Air dan pembuangan — floor drain di area basah, lantai miring ke saluran, dan grease trap sebelum saluran kota

Material

Pilih permukaan yang mudah dibersihkan dan tahan panas: meja stainless, dinding keramik atau panel yang mudah dicuci, serta lantai anti-licin.

Kesalahan layout paling mahal diperbaiki setelah bangunan selesai. Itulah sebabnya kami merancang dapur bersama tim konstruksi sejak awal — lihat layanan desain & bangun dapur.

Punya rencana buka restoran atau kafe di Bali?

Ceritakan rencana Anda dan jadwalkan sesi konsultasi 2 jam lewat chat WhatsApp dengan Mr Chandra.

Chat WhatsApp